Basis data adalah suatu kumpulan data – data yang disusun
sedemikian rupa sehingga
membentuk informasi yang berguna. Contoh : data – data
berupa nama, alamat, no telepon. Semua
data tersebut dikumpulkan menjadi satu menjadi kelompok
data, misal sebut saja sebagai data
mahasiswa. Demikian juga, kumpulan dari data – data
mahasiswa, data – data dosen, data – data
keuangan dan lainnya dapat dikumpulkan lagi menjadi kelompok
besar misalnya data – data
akademi komunitas.
Berikut adalah tujuan basis data :
-> Kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan data
-> Efisiensi ruang penyimpanan, serta
mengurangi/menghilangkan redundansi data
-> Keakuratan ->
keunikan data untuk menekan ketidakakuratan saat entry/penyimpanan data
-> Keamanan -> memberi
keamanan atas hak akses data
-> Pemakaian bersama (bersifat multiuser) database bisa dimanfaatkan sekaligus secara
bersama oleh banyak pengguna.
Basis data dapat
dibuat dan diolah dengan menggunakan suatu program komputer, yaitu yang biasa
disebut dengan software (perangkat lunak). Software yang
digunakan untuk mengolah dan
memanggil kueri (query) database disebut Database Management
System (DBMS). Macam –
macam DBMS adalah :
-> MS Access
-> MySQL
-> Oracle
-> SQL Server
A.Entity Relationship Diagram (ERD)
ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar
data dalam basis data
berdasarkan objek dasar data yang mempunyai hubungan antar
relasi. Pada dasarnya ada tiga
simbol yang digunakan pada ERD, yaitu :
1. Entity
Entity merupakan objek yang mewakili sesuatu yang nyata.
Simbol dari entity biasanya
digambarkan dengan persegi panjang.
2. Atribut
Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut
yang berfungsi untuk memberikan
penjelasan detail dari entitas tersebut. Isi dari atribut
mempunyai sesuatu yang dapat
mengidentifikasikan isi elemen satu dengan yang lain. Gambar
atribut diwakili oleh simbol
elips.
3. Relationship
Relationship merupakan hubungan yang yang terjadi antara
satu atau lebih entity.
B.Data Flow Diagram (DFD)
Data Flow Diagram adalah alat pembuatan model yang digunakan
untuk menggambarkan sistem
sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan
satu sama lain dengan alur data. DFD
merupakan alat pembuatan model yang memberikan penekanan
hanya pada fungsi sistem.
Data Manipulation Language (DML) adalah metode query yang
dapat digunakan apabila DDL telah
terjadi, sehingga fungsi dari query DML untuk melakukan
pemanipulasian database yang telah dibuat.
Query yang dimiliki DML adalah
INSERT : digunakan
untuk memasukkan data pada tabel database
UPDATE : digunakan
untuk melakukan perubahan terhadap data yang ada pada tabel database
DELETE : digunakan
untuk melakukan hapus data pada tabel database
SELECT : digunakan
untuk menampilkan data yang ada pada tabel database.
CONTOH PERINTAH INSERT
CONTOH PERINTAH UPDATE
CONTOH PERINTAH DELETE
CONTOH PERINTAH SELECT
Pemberian nama lain (ALIAS)
Perintah select dapat dilakukan dengan memberikan nama lain
atau alias yaitu dapat digunakan
untuk memberikan alias pada nama_field dan nama_tabel.
Pemberian alias pada field/kolom
Untuk pemberian alias pada field menggunakan perintah :
SELECT nama_field AS nama_alias FROM nama_tabel;
atau
SELECT nama_field nama_alias FROM nama_tabel;
OLeh: RENDI HERDIAWAN (20) TI-B
RAHIAN M SUARI (18) TI-B






